Limbah Medis Malaysia
Limbah Medis Malaysia

Berita Gratis – Penyelidikan dan upaya penggagalan penyelundupan limbah medis Malaysia berhasil di tindak bea cukai. Kejadian ini tentu bukan yang pertama kalinya dalam operasi yang di lakukan bea cukai di Indonesia. Sudah banyak pengiriman barang dari Malaysia yang merugikan Indonesia.

Limbah alat kesehatan ini berhasil di amankan bea cukai Dumai dengan alat bukti. Pihak bea cukai Dumai berhasil mengamankan 4 truk yang berisi sarung tangan latex bekas dari Malaysia. Sarung tangan latex ini akan di suplai ke Indonesia dengan transaksi yang di lakukan sejumlah orang. Selanjutnya dalam penyelundupan sarung tangan latex bekas ini berhasil di tindak pihak bea cukai Dumai. Barang yang di impor dengan tidak mengindahkan sejumlah aturan di Indonesia akan langsung di sita.

Baca juga : Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Akan Di Buka

Limbah Medis Malaysia

Masuknya limbah medis asal Malaysia ini membuat kehebohan di sosial media. Sekarang ini pihak Malaysia dan Indonesia yang tidak harmonis sejak lagu yang di patenkan Malaysia belakangan ini. Kemudian sekarang limbah media Malaysia yang masuk ke Indonesia dengan upaya daur ulang kembali merugikan sejumlah masyarakat.

Pihak Bea Cukai masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kabar ini. Bea cukai dan Polri siap menindak orang yang memanfaatkan limbah medis Malaysia ini. Pasalnya limbah yang sudah bekas tidak bisa di daur ulang kembali dalam hal medis. Dalam masa pandemi ini banyak pihak yang melakukan berbagai cara untuk menghasilkan uang.

Baca juga : Akan Pasang Kamera ETLE Ke Transjakarta dan Tol

Limbah Sarung Tangan Latex

Pemerintah menegaskan untuk mencegah semua pelanggaran yang sudah ada di luar ketentuang berlaku. Limbah medis ini akan segera di musnahkan dan akan terus di kembangkan oleh pihak Polri. Ketentuannya sejumlah pihak yang masih menggunakan alat medis yang tidak steril akan di tindak secara hukum. Oleh karena itu di masa pandemi Covid 19 ini perlu memperhatikan semua alat kesehatan yang tidak merusak diri sendiri.

Polri menghimbau perlunya kerjasama masyarakat untuk melaporkan tindakan yang mencurigakan. Selanjutnya penindakan akan di lakukan sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Alat bukti 4 truk yang mengangkut limbah sarung tangan ini akan segera di bawa ke pihak kepolisian Dumai. Demikian juga semua berkas yang masuk ke bea cukai Dumai akan segera di limpahkan ke pihak kepolisian untuk di kembangkan kembali.