Pengusaha Restoran
Restoran Tutup

Berita GratisKebijakan PSBB ketat di Jakarta mengundang Pengusaha restoran protes keras. Para pengusaha mengkritik kebijakan pemerintah tentang PSBB ketat sekarang ini. Banyak ketidak sesuaian antara kebijakan dengan masalah masyarakat pada umumnya.

Pemerintah yang mengabil langkah dalam PSBB ketat pada kasus Covid 19 tahun ini. Selanjutnya banyak larangan mengenai PSBB yang baru dalam dunia usaha. Sehingga banyak merugikan pihak swasta dalam berbisnis di Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga : Vaksin Covid 19 Mengandung Gelatin Babi

Pengusaha Restoran

Sekarang ini sudah banyak usaha restoran yang tutup karena Covid 19 di tahun 2020. Keluhan datang dari para pengusaha yang mengkhawatirkan perekonomian di Indonesia saat ini. Selanjutnya banyak orang yang harus di rumahkan karena bertambahnya kasus Covid 19. Sementara itu omset restoran turun hingga 70% di tahun 2020 lalu. Pada awal tahun 2021 ini pemerintah membuat kebijakan baru sehingga menyulitkan para pengusaha.

Puluhan Restoran Tutup

Keinginan pengusaha di Indonesia merasa sulit untuk membayar para karyawan dan modal usahanya. Kebanyakan restoran di Indonesia mengalami kebangkrutan di awal tahun 2021 saat ini. Selanjutnya pihak pengusaha mengajukan keresahannya kepada Pemda setempat. Kerugian yang besar sudah membuat para pengusaha bingung melakukan hal yang bisa memajukan bisnisnya.

Baca juga : ABU BAKAR BA’ASYIR BEBAS, BOM BALI MASIH JADI MIMPI BURUK BAGI AUSTRALIA

Kesulitan para pengusaha mengenai jam operasional yang di batasi pada tempat umum. Oleh karena itu banyak pihak merasa di rugikan dengan kebijakan baru dari pemerintah. Menurut Gubernur DKI yaitu Anies Baswedan akan memberlakukan PSBB kembali di 11-25 Januari 2021. Para pengusaha memilih di tutup restorannya dari pada di buka dengan batasan jam. Kritikan dari pengusaha ini sudah membuat kerugian besar dalam modal yang di gunakan.

Pihak pengusaha mengeluhkan biaya opersional, listrik dan gaji karyawan di restoran atau bisnisnya. Karena pihak pengusaha restoran hanya bisa mendapatkan 20% keuntungan dalam satu bulan. Sehingga memilih tutup dari pada di buka restoran atau bisnisnya saat ini. Kekecewaan para pengusaha ini berdampak buruk untuk perekonomian di Indonesia tahun 2021 ini. Anies Baswedan mengatakan PSBB ketat ini untuk mengurangi angka Covid 19 di tahun 2021. Sehingga masalah Covid 19 akan cepat selesai di Indonesia dengan melakukan peraturan baru ini.